Posts

Pustaka Ceria

Image
September adalah bulan yang dinanti oleh teman-teman yang menjadikan buku sebagai sahabat mereka. Pasalnya, satu hari di antaranya yaitu tanggal 14 merupakan Hari Kunjung Perpustakaan dan September adalah Bulan Gemar Membaca. Meski bergiat pustaka tak terbatas oleh waktu dan suasana, peringatan hari & bulan ini sebagai wujud penyatuan misi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, memasyarakatkan paham-paham betapa pentingnya tingkat keliterasian suatu bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri, dan tentunya juga saling mengingatkan dalam kebaikan.  

Dalam-dalam jatuh yang nikmat, cinta

Di luar sana sementara turun hujan, samar-samar di antara riuh cerita bahagia dan haru seorang kerabat dan toga barunya. Saya dan beberapa teman duduk mengotak, meja dengan morfologi yang serupa berada di tengah-tengah. Di atasnya telah berdiri sekotak kuning tissue, sebotol garam, dan kotak angka penunjuk urutan meja. Perlahan namun mantap, aku hatamkan sepiring nasi dan ayam bakar di hadapanku; sesekali kuselingi dengan memulai dan  menambah percakapan seadanya saja di tengah perut-perut yang memaki, meminta setoran. Hujan reda, saya pun lega. Begitu pula teman-teman yang telah menyelesaiakan ritual kunyah-mengunyah. Sambil menyelam minum air, selain menghadiri hajatan, menjalin dan membina hubungan baik adalah hal yang wajib dilakukan bagiku dan rekan-rekan yang dipertemukan dalam satu kegiatan yang positif. Dari canda, terbitlah serangakaian tutur baik dan ingin mulia. Setidaknya pembicaraan pun berlanjut sampai lingkaran arloji di lengan kananku menunjukkan pukul 09....

Penjaga Kelangsungan Kearifan Lokal & Budaya

Image
Kota Makassar tidak selalu tentang demonstrasi, tawuran atau apa saja yang masih dan tetap hangat di media, demikian hemat penulis. Makassar dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang cukup masif dalam bidang industri kreatif. Bak biji kacang di tanah yang subur, bermuculnya banyak komunitas atau kelompok yang terbentuk dari bermacam-macam kesamaan tujuan kecil yang berkesinambungan. Beberapa yang beralasankan kepedulian terhadap edukasi dan kaum marginal, ada yang terbentuk karena cinta alam dan lingkungan, ada juga atas dasar kesamaan hobi & kegemaran dan lainnya sebagai suatu kesatuan gerakan.  

Fort Rotterdam

Image
Fort  Rotterdam  awalnya  bernama  Benteng  Jum  Pandang  (Benteng Ujung Pandang) adalah sebuah benteng peninggalan Kerajaan Gowa ‐ Tallo. Letak benteng ini berada di pinggir pantai sebelah Barat Kota Makassar. Berdasarkan  Perjanjian  Bungayya  yang  ditandatangani  pada  tanggal 16 November 1657, Benteng Ujung Pandang  jatuh ke tangan Belanda. sejak saat itu, benteng ini berubah nama menjadi Benteng Rotterdam. Bangunan ‐ bangunan  kayu yang sebelumnya berada di dalam benteng dihancurkan dan diganti dengan  bangunan beton. Saat itu, Fort Rotterdam menjadi benteng  pertahanan  termegah  dan  terindah di akhir abad ke ‐ 17 dengan sebutan “ Kasteel ” atau “ Puri ”   karena  fungsinya  sebagai permukiman pejabat tinggi Pemerintah Belanda. (dikutip dari berbagai sumber)

Losari, Hi Cantik

Image
Salam, selamat sore belahan Bumi yang lain. Sebelum jauh membicarakan tentang kota, biarlah kita dekat lewat kata. Perkenalkan nama saya, eh anu panggil saja Dayat. Sementara masih sibuk-sibuk berbenah di dunia untuk akhirat.

Bawakaraeng, Mari Mengunduh Rindu

Image
Sebenarnya kami tidaklah tergabung dalam komunitas pecinta alam apapun. Mapala Plastik, begitulah kami menyebut kumpulan kami. Kami adalah sekelompok anak muda keren yang sok muda, bertalenta, rajin menabung, saling menjaga ( menjaga jarak dengan mantan yee ), dan tentunya sayang kamu dan lingkungan raya. Kami hanya orang-orang baik yang tengah berlari; lari dari janji-janji dan harapan palsu termin yang tak kunjung datang ; lari dari deadline kerjaan berbayar dan gratisan, lari dari sesak kota metro dan juga asmara. Singkat kisah, perjalanan ke Puncak Bawakareng ini akhirnya terjadi juga setelah melewati beribu halang dan rintangan; sebagaimana yang telah tercatat dalam kitab-kitab terdahulu bahwasannya vakansi yang direncanakan jauh hari sebelum hari H sering kali menjadi rencana semata dan terkubur dalam-dalam di grup chat history , eh malah yang hanya direncanakan sehari sebelumnya yang jadi. Hihi… demikian apa bedanya dengan tugas-tugas gambar di kuliahan lalu, tiba masa...

Ingatan Seorang Ksatria

Image
Dear Kitaro Minami Hampir dua dekade sudah dirimu tak nampak dari layar televisi. Anak-anak masa kini mungkin tidak mengenalmu lagi, mereka lebih ramah dengan nama Robocop, Bumble B, Captain America dan penerus sebangsamu. Bahkan di antara nama-nama itu, ada juga yang tak tahu menahu. Mereka lebih senang dengan flappy bird dan candy crush. Namun bagi saya beserta orang-orang yang memulai kehidupan anak-anak di masa 90-an, kamu adalah salah satu favorit. Bagaimana tidak, kamu itu sudah keren, kuat, pandai, senang menolong orang dalam kesulitan, dan membasmi kejahatan.  

Bukannya pendiam, mereka hanya pemalu

Image
Suasana di kota-kota metropolitan selalu saja memiliki pemandangan yang serupa. Kehadiran gemerlapan cahaya seakan wajib di setiap sudut kota. Tak terkecuali jumat malam kota kita, Makassar. Aroma akhir pekan mulai terasa; Jalan-jalan protokol mulai padat oleh hingar bingar kendaraan yang saling mendahului, beberapa batas jalan yang landai masih menyisakan genangan air pertanda hujan kemarin, rumah makan dan pusat perbelanjaan pun kebanjiran pengunjung. Tak heran jika kota yang dijuluki Kota Daeng ini menjadi tujuan wisata kuliner Indonesia wilayah timur, juga prospek utama bagi pemilik modal yang besar untuk berbisnis.

Kelas Inspirasi Sul-Sel 2014

Image
Siapa bilang menjadi seorang pengajar itu harus berlatar belakang profesi kependidikan? Siapa saja boleh, bukankah di tiap harinya kita ini belajar, entah itu dari apa yang dilihat, dengar dan rasakan? Bukankah manusia pada dasarnya adalah seorang guru? paling tidak bagi diri dan sekitarnya.      Sebenarnya ada banyak orang di luar sana yang peduli dengan pendidikan anak negeri, bahkan tidak sedikit dari mereka yang memiliki keinginan yang besar untuk menjadi subjek pendidikan. Kesibukan sehari-hari, jadwal yang cukup padat, serta gerakan-gerakan; entah itu tidak atau langsung dinaungi oleh pemerintah hanya sebatas informasi yang sifatnya parsial menjadi kendala untuk terjun langsung di masyarakat.

17.00

Pukul 15.30 WITA, jam dinding kantor serasa jalan begitu lamban selambat melupakan masa lalu. Hujan di luar sana begitu anomali. Sesekali deras datang tanpa tanda, tiba-tiba reda, lalu pulang begitu saja tanpa permisi seperti cinta (laah ini ceritanya curahan hati atau apa sih) 

Tarzan

Image
Tidak hanya lagu dan musik, film jadulpun kini lagi trend-nya diputar kembali dengan cerita yang nyaris sama. Sedikit penambahan tokoh, alur cerita, latar tempat dan waktu tidak jarang sebagai pemanis cerita saja. Romeo & Juliet misalnya, tak peduli seberapa jauh perubahan script yang dilakukan oleh sutradara. Siapa yang tak kenal kisah tragis mereka? Cinta dan perselisihan antarkeluarga berujung kematian pasangan tokoh yang dijadikan judul film itu sendiri. 

Kami Menulis

Image
Sabtu siang, 08 Juni tahun yang sama. Alam sementara asyik memainkan perannya. Kadang cerah, kadang mendung. Terik di pagi hari, badai sorenya; sebaliknya, tak tentu. Sepertinya bulan keenam akan menjadi awal musim kemarau yang basah bagi kota kita.  Pinggiran selatan Kota Makassar, terdengar riuh semangat anak-anak yang tengah belajar; iya, waktu serupa di sanalah saya berada.  Sungguh satu kesempatan yang luar biasa, bisa berpartisipasi dalam kegiatan menulis anak-anak TPA Tamangapa, Antang. Kegiatan ini diprakarsai oleh teman-teman LEMINA (lembaga Ibu dan Anak) dan IIDN (Ibu-ibu Doyan Nulis).

Kusebut Ia Ayah

Image
Pria yang memiliki wajah mirip denganku, kata-kata dalam kamus seakan-akan habis jika Ia berbicara. Di luar sana, begitulah orang-orang menilai manusia yang kusebut ayah ini. Namun sebenarnya tidak, mereka hanya saja belum terlalu mengenalnya. Seperti kebanyakan, Ayah saya ini pemalu terlebih kepada orang yang baru dikenalnya.

Surat Cinta untuk Mutiara Tulang Bawang

Image
Assalamualaikum Wr. Wb Hai adik-adik Tulang Bawang yang pinter-pinter, perkenalkan nama lengkap saya Adrianto Hidayat. Teman-teman kakak biasanya menyapa Anto, Yayat, Adri atau Dayat. Tapi kalau adik-adik pengen panggil saya kakak cakep juga gak masalah. Kakak sekarang berusia 23 tahun, tinggi 170 cm, berat badan 70 kg, asli orang bugis. Tapi kalau adik-adik mau bilang saya orang keren, gak masalah juga. Selamat pagi dan semangat lagi. Kabar kakak hari ini selalu lebih baik dari kemarin, adik-adik di sana juga demikian kan. Sampai hari ini, sudah berapa surat yang kalian baca. Ini surat cinta saya untuk adik-adik, cerita cinta dan juga cita-cita kakak. Yuk.

Dua Dunia, Sabarlah Sayang

Image
Cinta tidak perlu diumbar. Rasa suka yang besar tidak selalu ingin dibesar-besarkan. Mudah datang mudah pergi; sabarlah sayang, biarkan saja mereka mengikuti kata hati mereka sendiri. mereka  akan tinggal jika ia betah, sebaliknya akan pergi jika kita mengharapkan mereka tidak lagi di sana.

Hal Besar Di Balik Layar Sederhana

      Bukankah Sabtu adalah hari yang ditunggu khalayak orang-orang di kota-kota besar; orang-orang dengan sejuta kesibukan dengan hiruk-pikuk keramaian, kerlap-kerlip cerita beragam dan hingar-bingar urusan.    Minggu senantiasa menggandeng, dijulukilah akhir pekan. Makassar menyuguhkan akhir pekan yang cukup lengang, pagi dan jalan-jalan protokol serasa sungguh bersahabat. Sangat berkebalikan dari beberapa hari lalu, saat kota ini dipenuhi demonstran-demonstran meneriakkan keadilan menyusul mencuatnya isu-isu kebijakan pemerintah yang dinilai tidak setimbang. Konon, unjuk rasa yang membuat keributan sambil memacetkan, membakar ban, dan menghebohkan lebih efektif dibanding harus berkomunikasi nan mencerminkan keintelektualitasan. Beberapa oknum tak mau kalah dengan mengabarkan berita bergaya bahasa luar biasa mapannya , hal tidak terjadi dibuat terjadi, sesuatu yang kecil dibesar-besarkan, kejelasan dikaburkan dan sebaliknya. Di sisi lain, masyarakat be...

Pete-pete Hijau Kampus Merah

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu pertama.       Minggu pertama bulan keempat dari dua belas bulan dalam setahun ternyata masih menyisakan hujan untuk kota kita. Menjelang tiga puluh menit lagi jam lima sore, hari mulai gelap; benar-benar gelap oleh arak-arakan awan yang sebentar lagi menumpahkan satu dua dan beribu titik hujan. Mereka itu rindu, demikianlah saya menyebutnya ( yaelah , melowdrama gitu , maklumlah saya banyak baca fiksi dibanding literatur jurusan perkuliahan sendiri. Buat para wanita jangan kuatir , saya tetap cakep kok )       Jalan penuh sesak, jam lima sore dihari kerja sepertinya menjadi momok menakutkan. Macet sudah pasti, asap dan debu jalan; belum lagi orang-orang dalam keadaan letih sepulang dari bekerja. Di kehidupan yang lain, lamban tapi pasti dengan gagahnya saya memberi kesempatan kaki kiri untuk menaiki pete-pete; sebutan untuk angkutan umum antarkota di kota saya, ...

Restoran Jepang

Image
          Sedikit berbagi dengan teman-teman. di bawah ini adalah pra desain restoran ala jepang beserta maketnya, maksud saya hanya plot dan foto-fotonya. Mata kuliah interior ini cukup membunuhku.. walaahhh.... beneran menyita waktu dan tenaga. tapi hasilnya yah lumayanlah seukuran mahasiswa cakep seperti saya ini.  Terdiri dari tiga kelompok ruang santap yakni private room, public room dan semi private room. Teman-teman bisa lihat pembagian zonanya. Ruang Private lebih menekankan kepada sistem peruangan yang tertutup dari lingkungan sekitarnya, seterusnya serupa dengan kelompok-kelompok ruang yang lain. Di bagian tengahnya antara ruang private dan public terdapat pemisah yang merupakan penambahan ruang terbuka dengan memadukan soft dan hard material. Perkerasan lantainya menggunakan batu alam, sedikit pohon bambu hijau dan beberapa pot bertanaman pakis dengan sengaja dibuat berjarak satu sama lainnya. Secara umum menggunakan material alami, bebe...

Pasukan Cilik

Image
                Peparkiran sebuah mega mall di pusat kota kita, Makassar; Rabu, 20 Maret tahun yang sama. pukul 18.05 waktu #kelasInspirasiMks. Hembusan angin tidak terlalu kencang, disertai titik rintik hujan yang cukup membasahi tersamarkan oleh lantunan rumah-rumah Tuhan yang bergema dari empat arah mata angin yang berbeda. Dari tempat berpijak bumi pertiwi tanpa ujung, mata saya memandang jauh ke depan pagar-pagar beton yang masif. Lampu temaram, ribuan hiruk pikuk, kemacetan, sedikit percikan dari genangan air, pedagang kaki lima di tiap gangnya, anak-anak berumur jagung menuntut hidup di perempatan; bukan lagi pemandangan yang asing di kota metro. Khalayak orang banyak, merasa nyaman; sebut saja acuh, masa bodoh dengan suasana seperti itu. Sedikit lebih jauh dari mata hati saya, terngiang bahkan kadang merengek bisu; sebuah kejanggalan yang tidak bisa diterima oleh logika orang bijak, sehat hati dan pikiran. Namun apa yang bisa saya ...

Suka-suka Masa Kecil

Image
       Selamat malam pembaca dunia maya yang budiman. Icon tray laptop ini sudah menunjukkan pukul 12.01 am. Secara fisik @adyayat terlihat agak lusuh, hehe, baru bangun dari tidur setelah selepas magriban tertidur, eh apa ketiduran ya. Namun jauh di dalam sana, Ia telah tumbuh menjadi manusia yang lebih baik setelah pagi sampai sore tadi sharing bareng Mbak Ambi dan Mas Ayook... terimakasih Kelas Inspirasi Makassar… kali ini Ia tidak berpanjang lebar tentang itu, soal hari inspirasi, @PenyalaMakassar dan @KelasInspirasiMks , Ia akan meluangkan waktu tersendiri buat mereka. Susunan kalimat-kalimat di bawah ini sebentar akan bercerita tentang trending activities, best collection kala Ia dan teman-teman masih berumur jagung khusus buat remaja kelahiran 90-an lah. Oiah teman, mulai saja yah soalnya mata udah mulai sayu sendu nih. Informasi aja suasana malam ini agak melowdrama gitu jadinya gaya cara tulisanya juga ngikut.